Minggu, 18 November 2012

Apa Warna Keberuntungan Anda?


oleh: Mas Dian
RumahCom - Warna hoki adalah warna yang dipercayai bisa mendatangkan keberuntungan/kemujuran. Analisa dari penjabaran ini bukan bersifat mistis, melainkan suatu data yang akhirnya dijadikan sebagai rumusan dan sudah digunakan oleh bangsa Tiongkok kuno sejak ribuan tahun lalu, yang disebut ilmu fengsui.

Jika diteliti dengan seksama, ternyata warna memiliki kekuatan misteri dan pengaruh bagi kejiwaan seseorang. Hal ini bisa dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya warna-warna pada bendera satu negara yang dapat memberi inspirasi dan emosi kebangsaan, atau warna pada logo dan  trade mark perusahaan yang dapat mencerminkan misi dan visi dari produk yang dipasarkan.

Sama dengan pemahaman di dunia Barat yang membagi warna menjadi warna hangat (warm) dan warna dingin (cool), fengsui juga membagi warna dalam filsafat Liang Yi (dua unsur). Warna yang bersifat hangat melambangkan anasir Yang (positif) dan warna dingin melambangkan Yin (negatif).

Masing-masing karakter warna memiliki sifat sesuai lingkungan ekosistem alam, dan akan sangat menguntungkan apabila seseorang memilih warna yang selaras dengan karakter dirinya dan karakteristik alam. Ketika harmonisasi alam dengan manusia terwujud, maka kelancaran atau keberuntungan akan datang. Sebaliknya bila terjadi kontradiktif, maka akan terwujud konflik yang merugikan.

Pengaruh Warna bagi Kehidupan
Pada dasarnya, spektrum warna memiliki pancaran energi yang punya pengaruh bagi kehidupan hayati di alam semesta. Bagi manusia, gelombang energi yang dipancarankan warna, ditangkap indera penglihatan sebagai satu komposisi yang kemudian diteruskan oleh indera perasa menjadi sinyal yang bisa mengungkapkan keindahan, keburukan, kebahagiaan, dan kesedihan. Ini adalah bukti kuat pengaruh warna terhadap psikologis seseorang yang pada akhirnya akan memberi kontribusi yang cukup berarti bagi kehidupan seseorang.

Sebagian orang mengatakan, warna adalah bahasa jiwa yang dapat memberi kontribusi tertentu untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan. Oleh karena itu, warna juga bisa mewakili ungkapan perasaan yang dapat mewakili situasi yang sedang berlangsung.

Contohnya, saat orang menulis puisi cinta untuk kekasihnya, maka dia akan menggunakan kertas berwarna merah muda untuk mengungkapkan perasaan cintanya, sebab warna merah muda memancarkan gelombang/energi kelembutan yang dianggap sangat cocok untuk mengungkapan perasaan orang yang sedang kasmaran. Sedangkan, para perawat di rumah sakit lebih cocok menggunakan pakaian warna putih daripada hitam, sebab putih melambangkan ketulusan hati dan simbol kebersihan.

Berikut ini adalah makna warna untuk mengungkapkan emosi seseorang:




Warna Membawa Keberuntungan dan KemalanganSangat wajar jika seseorang yang akan membeli mobil atau mengecat rumahnya selalu membutuhkan waktu untuk menentukan pilihan warna yang dianggap pas dengan dirinya dan komposisi lain yang terkait dari obyek yang akan gunakan. Hal ini dimaksudkan agar saat dia masuk dalam ruang dan menempatinya, ada atmosfer yang baik, nyaman, serta menguntungkan untuk didapatkan. Sedangkan pada komposisi warna yang dianggap salah (antara manusia, ruang, dan lingkungan), maka keselarasan yang baik sulit diwujudkan sehingga atmosfer keberuntungan pun akan cepat memudar.

Warna memang memiliki pengaruh misteri pada kehidupan, bahkan ada orang yang merasa senang dan lebih beruntung dengan warna favoritnya. Sebaliknya, ada yang merasa sangat sial saat harus berhubungan dengan warna tertentu. Tapi repotnya, tidak semua orang dapat menerjemahkan secara benar tentang baik buruknya pengaruh warna bagi kehidupan seseorang, sehingga banyak yang menganalisa hanya berdasarkan feeling atau pengalaman buruk yang pernah menimpanya.

Untuk mengetahui baik buruknya komposisi warna bagi kehidupan seseorang, penjabaran fengsui yang sudah dimanfaatkan oleh bangsa Tiongkok kuno sejak 4700 tahun lalu memiliki rumusan yang cukup signifikan untuk digunakan sebagai media pemilikan warna. Dengan rumusan fengsui tersebut, kita diajarkan untuk lebih pintar dalam memilih warna yang dianggap menguntungkan dan menghindari pilihan warna yang bisa merugikan.

Teknik yang digunakan ilmu fengsui untuk pemilihan warna dilakukan berdasarkan konsep Ming Gua (elemen magnetik dari tahun kelahiran) dan dianalisa lagi melalui rumusan Wu Xing atau lima unsur (air, kayu, api, tanah, logam), sebab rumusan Wu Xing juga dijabarkan sebagai elemen warna.

Untuk menguraikan rumusan “Fengsui Warna”, dibutuhkan waktu yang sangat panjang, sebab metodenya sangat rumit dan tidak semua orang bisa memahaminya. Sebab itu, penulis sengaja menyerderhanakan masalah dengan membuatkan tabel warna yang baik dan buruk, berdasarkan elemen kelahiran, seperti terlihat pada diagram di bawah ini:


Cara Penerapan
  • Bagi seorang pria kelahiran 1945, warna yang sesuai adalah hitam atau biru tua, sedangkan putih adalah warna keberuntungannya (lihat tabel). Warna biru muda dan hijau, kualitasnya cukup baik walaupun tidak istimewa. Warna merah, cokelat, dan kuning bukan warna yang baik baginya, sebab energinya konflik dengan sifat magnetik dari tahun kelahirannya. Untuk itu, sebaiknya penggunaan produk dengan warna tersebut dihindari secara permanen, seperti untuk cat rumah, kursi kerja, atau mobil yang sehari-hari digunakan. Untuk warna pakaian  tidak terlalu dipermasalahkan, karena pakaian setiap hari diganti. Tetapi jika ada orang yang kurang percaya diri saat melakukan kegiatan penting, silakan menggunakan warna pilihan yang bersifat baik, agar keberuntungan lebih dekat dengannya.

  • Bagi seseorang dengan kelahiran sebelum 4 Februari dari tahun yang berjalan, masih masuk dalam kreteria tahun sebelumnya. Contoh, pria yang lahir 3 Februari 1945 atau pada bulan Januari dari tahun yang sama, maka dia harus melihat tabel untuk pria yang lahir pada 1944. Pasalnya, perhitungan Ming Gua menggunakan sistem solar/matahari bukan lunar/bulan.

  • Susunan warna yang disajikan dalam tabel tadi adalah warna-warna primer yang dapat digunakan dengan komposisi campuran (misalnya merah dengan campuran titik-titik biru). Bisa juga dengan gradiasi warna dari yang lebih muda sampai yang lebih tua, asalkan warna dasar yang asli tetap mayoritas dan tidak meninggalkan ciri aslinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar